Spesifikasi BBM

SPESIFIKASI BENSIN PREMIUM TANPA TIMBAL

Spesifikasi yang ditetapkan Pemerintah belum/tidak mewajibkan pemakaian aditif detergensi. Sehingga dampak pembakaran bbm pada ruang bakar dan katup tidak/belum dibatasi atau dipersyaratkan.

Demikian juga belum di syaratkan banyaknya kandungan Ikatan Carbon seperti Olifin, Aromatic, Parafin dan Naphthene.

Bahan bakar jenis Premium ini masih rentan terhadap pencemaran udara apa bila kondisi mesin kurang mendapat perhatian. Hal ini dapat bedampak meningkatnya pemanasan global. Oleh sebab itu untuk Amerika dan Eropa jenis bahan bakar dengan spesifikasi diatas sudah tidak boleh dipakai lagi pada tahun 2010.

SPESIFIKASI BAHAN BAKAR MINYAK JENIS BENSIN 91

(Termasuk PERTAMAX)

No Sifat-sifat Satuan Spesifikasi1) Metoda UJI
Min Mak ASTM/Lainnya
1 Densitas kg/m3 715 780 D 1298/D 4052
2 Angka Oktana Riset RON 91 D 2700
3 Kandungan Timbal gr/ltr 0.013 2) D 3341/D 5059
4 Kandungan Aromatic % vol 50.0 D 1319
5 Distilasi D  86
  • 10% vol  penguapan pada
°C 70
  • 50% vol  penguapan pada
°C 77 110
  • 90% vol  penguapan pada
°C 180
  • Titik Didih
°C 205
  • Residu
% vol 2.0
6 Tekanan Uap Reid pada 37,8 °C kPa 45 60 3) D 323
7 Getah Purwa mg/100ml 4.0 4.0 D 381
8 Periode Induksi menit 360 D 525
9 Kandungan Belerang % massa 0.10 D 1266
10 Korosi Bilah Tembaga 3 jam/50°C ASTM No. No. 1 D 130
11 Doctor Test atau Negatif IP – 3
Belerang Mercaptan % massa 0.0020 D 3227
12 Kandungan Oxigenate % vol 104) D 4806
13 Warna Dilaporkan Visual
14 Kandungan Pewarna Gr/100 Lt Dilaporkan
15 Fuel Injector Cleanliness % flow loses 5
16 Intake Valve Sticking Pass/fail pass
17 Intake Valve Cleanliness II
Metode 1, 4 valve average or avg 50 CEC-F-05-A-93
Metode 2, BMW Test or avg 100 D 5500
Metode 3, Ford 2,3 L avg 90 D 6201
18 Combustion Chamber Deposits
Metode 1, or % 140 D 6201
Metode 2, or Mg/mesin 3500 CEC-F-20-A-98

1) Spesifikasi menurut Persetujuan Prinsip Dirjen Migas No. 940/34/DJM.O/2002, tgl. 2 Desember 2002

2) Tanpa penambahan bahan yang mengandung Timbal

3) Penyesuaian dibenarkan dengan menggunakan Volatility Adjustment Table

4) Penggunaan oksigenat maksimum 10 % volume

Aditif yang digunakan harus kompatibel terhadap bahan bakar minyak yang digunakan

Spesifikasi No 16 s/d 18 disebut ”spesifikasi unjuk kerja”. Artinya dampak bbm setelah dipakai pada mesin harus memenuhi persyaratan tersebut. Kalau bbm hanya murni dari minyak bumi, persyaratan no. 16 s/d 18 sulit untuk dipenuhi. Oleh sebab itu diperlukan tambahan zat yang dapat ”membersihkan” ruang bakar dan katup, sehingga bbmnya memenuhi spesifikasi yang ditetapkan.

SPESIFIKASI BAHAN BAKAR MINYAK JENIS BENSIN 95

(Termasuk PERTAMAX PLUS)

No Sifat-sifat Satuan Spesifikasi1) Metoda UJI
Min Mak ASTM/Lainnya
1 Densitas kg/m3 715 780 D 1298/D 4052
2 Angka Oktana Riset RON 95 D 2700
3 Kandungan Timbal gr/ltr 0.013 2) D 3341/D 5059
4 Kandungan Aromatic % vol 50.0 D 1319
5 Distilasi D  86
  • 10% vol  penguapan pada
°C 70
  • 50% vol  penguapan pada
°C 77 110
  • 90% vol  penguapan pada
°C 180
  • Titik Didih
°C 205
  • Residu
% vol 2.0
6 Tekanan Uap Reid pada 37,8 °C kPa 45 60 3) D 323
7 Getah Purwa mg/100ml 4.0 4.0 D 381
8 Periode Induksi menit 360 D 525
9 Kandungan Belerang % massa 0.10 D 1266
10 Korosi Bilah Tembaga 3 jam/50°C ASTM No. No. 1 D 130
11 Doctor Test atau Negatif IP – 3
Belerang Mercaptan % massa 0.0020 D 3227
12 Kandungan Oxigenate % vol 104) D 4806
13 Warna Dilaporkan Visual
14 Kandungan Pewarna Gr/100 Lt Dilaporkan
15 Fuel Injector Cleanliness % flow loses 5
16 Intake Valve Sticking Pass/fail pass
17 Intake Valve Cleanliness II
Metode 1, 4 valve average or avg 50 CEC-F-05-A-93
Metode 2, BMW Test or avg 100 D 5500
Metode 3, Ford 2,3 L avg 90 D 6201
18 Combustion Chamber Deposits
Metode 1, or % 140 D 6201
Metode 2, or Mg/mesin 3500 CEC-F-20-A-98

1) Spesifikasi menurut Persetujuan Prinsip Dirjen Migas No. 940/34/DJM.O/2002, tgl. 2 Desember 2002

2) Tanpa penambahan bahan yang mengandung Timbal

3) Penyesuaian dibenarkan dengan menggunakan Volatility Adjustment Table

4) Penggunaan oksigenat maksimum 10 % volume

Aditif yang digunakan harus kompatibel terhadap bahan bakar minyak yang digunakan

SPESIFIKASI MINYAK SOLAR

No Karakteristik Satuan BATASAN Metoda Uji ASTM
MIN MAK
1 Specific Gravity at 60/60oF 0,820 0,870 D-1298
2 Color ASTM 3,0 D-1500
3 Cetane Number atau 45 D-613
Calculated Cetane Index 48 D-976
4 Viskosity Kinematic at 100º F cSt 1,6 5,8 D-445
Viskosity SSU at 100º F secs 35 45 D-88
3 Pour Point ºF 65 D-97
4 Suphur Content % wt 0,5 D-1551
Copperstrip Corrosion (3 hr/100ºC) No.1 D-130
Conradson Carbon Residu % wt 0,100 D-189
Water Content % vol 0,05 D-95
Sedimen % wt 0,01 D-473
Ash Content % wt 0.01 D-482
Strong Acid Number mg KOH/g Nil D-93
Total Acid Number mg KOH/g 0,6
Flash Point PM cc º F 150
5 Distillation D-86
Recovery at 300ºC % vol 40

Spesifikasi menurut Persetujuan Prinsip Dirjen Migas No. 022/P/D.M/Migas/1997,  25 Mei 1979

~ oleh afrianti pada 9 Desember 2009.

7 Tanggapan to “Spesifikasi BBM”

  1. wah saya baru tahu tentang spesifikasi BBM, sip makasih infonya ;)

  2. wah, ini blog baru mbak yanti, yak? selamat deh, mbak, postingannya makin variatif dan sarat dengan ilmu. makin mantab.

    • Wah.. bapak baru bisa coment yach?. pasti karena sibuk ulangan nih.. hehhe. mau pesan octane-N nya gak pak?.. hehehe

  3. ramah lingkungan dan bebas polusi….

  4. Info yang sarat dengan ilmu (mantap…….)

  5. Mmmm….bLoG’y bGus,,,
    klo bsa tambhin spek premium 88 donk!
    krim ke e_mail aq yh fauziahmute@yaho.com

  6. Tks, infonya membantu penelitian saya. Btw untuk premium spesifikasinya mana?

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.